Perkenalkan, namaku Melati. Aku merasa aku yang paling cantik disini, diantara jenis-jenis tanaman lain. Tapi sungguh sangat disayangkan, bila kecantikan ku ini seringkali pudar begitu saja, Aku sering sakit-sakitan. Penyakitku ini sering membuatku sendiri, Bunga-bunga yang lain tak mau berteman dengan ku. Karena aku pendiam dan lemah, aku merasa tak mampu untuk beradaptasi dengan teman-temanku yang lain.
Sampai suatu ketika, aku bertemu kaktus. Aku tak mampu untuk berdekatan dengannya. Melihat rupanya saja membuatku ngeri. Tengoklah duri-duri yang menempel di badannya. Rasanya tak sangguh berdekatan dengannya. Siang hari yang panas itu, aku sungguh merasa lemas. Melihat matahari menghisap habis seluruh persediaan cadangan makananku. Ah, aku tak bisa berbuat apa-apa. Tapi, sesaat aku merasa teduh. Panas matahari tersebut seakan-akan hilang. Ternyata, kaktus melindungiku dari matahari tersebut.
"Terima kasih, kaktus" jawabku kepadanya
"Kau terlihat pucat, sayang sekali kecantikamu tertutupi oleh badanmu yang lemah. Mulai sekarang aku akan jadi pelindungmu. Badanku kuat, walaupun bentukku menyeramkan. Aku sudah terbiasa dengan sinar matahari yang lebih panas dari ini."
Sejak saat itu, aku begitu dekat dengan kaktus. Berkatnya, aku dapat berteman dengan tanaman-tanaman lainnya, Dia membuatku teduh, selalu menyemangatiku. Dapat membuatku tertawa dan bahagia.
![]() |
| Ketika Melati Jatuh Cinta |

